Kesesatan LDII - LDII Meresahkan Masyarakat

Dalam sebuah situs internet dikatakan bila LDII meresahkan masyarakat. Didalam situs itu dikatakan LDII  mengajak ngaji orang yang lugu dalam agama, sehingga terjadi konflik keluarga, anak dan bapak berantem berantem soal JEMURAN, MAKMUMAN, dsb. Apakah benar demikian?

Maaf saja ya kalo saya bilang mereka-mereka yang mengatakan demikian adalah mereka yang tidak mengerti yang sebenarnya. Jika saja mereka tahu, saya ini dari keluarga besar dimana saya adalah anak ke 15 dari sekian belas bersaudara! Banyak banget kan?  Dari jumlah tersebut yang mengaji sekitar separonya. Jika memang apa yang dikatakan orang seperti di alinea pertama itu benar, tentunya keluarga kita udah rame dari dulu.

Di masjid saya sendiri dan juga banyak lagi tempat ngaji LDII lainnya, banyak kok yang mengaji hanya istrinya atau suaminya, toh gak masalah dan cuex ajah jalan apa adanya. Ketika kami mengadakan pengajian di rumah yang suaminya belom mengaji, bapaknya dengan senang hati menerima kedatangan kami terbuka dengan kepulan rokok ditangannya.

Gitu juga dengan teman saya yang sekarang ikut ngaji bersama kami, keluarganya belum ngaji bareng-bareng kita. Sewaktu kita silaturohim ke rumah beliau , kami rukun2x saja tuh dengan keluarganya yang lain yang belum mengaji? Malah kami ngobrol-ngobrol untuk bikin suatu kegiatan kesehatan massal untuk masyarakat sekitar.

Masalah jemuran, makmuman, waaah.. cobalah, jangan terus katanya-katanya, coba tabayun dengan benar. Bila memang ada warga LDII yang seperti anda sangkakan, beritahukan atau laporkan dia ke ulama LDII setempat untuk dinasehati karena hal itu tidak benar. Nah, kita sebagai sesama orang Islam janganlah gampang untuk terprovokasi. Kami memang terus berkembang menjadi aliran yagn sangat besar, tapi maaf, kami tidak terpikir untuk menyaingi aliran lain. Jangan sampe kita diadu domba oleh kafir! Masih banyak rakyat diluar sana yang kelayaban zina, mabuk, gak sholat, dll yang perlu kita amar maruf!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kesesatan LDII - Ngaji Tidak Mau Memakai Masjid Orang Lain

Sudah sering aku mendengar bagaimana beberapa warga keberatan dengan dibangunnya masjid-masjid oleh warga LDII. Sampai-sampai beberapa bangunan Alloh ini dihancurkan massa. Alasannya beragam, dari mulai kenapa tidak mau memakai masjid yang lain yang sudah ada, mengajarkan ajaran sesat, bersifat eksklusif, dan lain-lain.

Sebenarnya semua hal tersebut bisa ditanyakan langsung ke pengajian LDII setempat, apakah benar seperti anggapan mereka atau tidak. Tapi biasanya warga islam sendiri yang anarkis menghancurkan masjid saudaranya dengan luapan emosi dan mohon maaf kurang rasional. Sungguh hal yang ironi mengingat agama non Islam melihat tersebut sangat kontradiktif dengan Islam yang penuh kasih sayang.

Apakah kami pernah menghancurkan musholla atau masjid aliran lain? Wah, maaf pak/bu, takut kualat kita! masak bangunannya Alloh, tempat untuk ibadah pada Alloh, dihancurkan. Masya Alloh.

Sebenernya bila dilihat secara logika saja dan rasional, mestinya warga bisa melihat betapa padatnya kegiatan warga LDII. Setidaknya tempatku saja mengadakan pengajian tiap malam 4x, belum lagi pengajian untuk anak kecil pagi dan sore. Masjid yang kami pakai sangat padat pemakaiannya hampir setiap hari. Nah kira-kira pengurus masjid yang lain keberatan tidak dengan aktifitas kami yang padat itu?

Alih-alih menawarkan masjid mereka untuk mempersilahkan warga LDII memakainya untuk pengejian sehari-hari, yang ada adalah langsung serbu, tawur dan hancurkan. Sedangkan penzina, tukang palak, tukang mabuk, dan para pendosa lainnya dijalan-jalan dibiarkan begitu saja tanpa amar maruf. Apa gak kebalik toh?
Intinya, aku sendiri ingin sekali anda semua non LDII bisa bertanya, ngobrol, saling curhat dengan kami untuk mengenal lebih jauh kami. Aku punya teman dari berbagai aliran, berbagai latar belakang, dan hal itu tidak pernah menghalangi aku untuk bergerak maju membangun masyarakat dengan warga lain non LDII.

Bila memang ada yang kurang sesuai dari kami, bicaralah dengan baik.. bicara dengan hati dan ucapkan dengan bibir, bukan dengan tonjokan dan palu gada. Apa gak cape berseteru terus sedangkan kerusakan jaman semakin terlihat didepan mata?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kesesatan LDII - Bertukar-tukar Istri?

Apakah benar ?
.........................
Yang membuat aku ingin curhat lagi adalah ketika mendengar kembali cerita masa lalu yang sungguh kocak. Yaitu, seperti biasa adalah issue yang tidak jelas dan tidak tahu siapa yang menyebarkan, salah satunya adalah issue bila warga LDII bertukar-tukar istri!

Ada kisah nyata dari salah seorang saudaraku yang akhirnya masuk jadi warga LDII lewat perantaraan issue ini. Suatu ketika, adalah si fulan ini yang penasaran dengan issue bahwa warga ldii bisa saling bertukar istri. Akhirnya, masuklah dia di LDII dan mengaji. Setelah sekian lama mengaji, dia gak juga nemu acara tukar istri! Makin lama makin terpancinglah kepenasaran dia! Tapi Alloh paring lain, semakin lama dia ikut ngaji, eh…. lama-lama dia mau tidak mau terpaksa menerima ilmu yang disampaikan oleh para ulama. Dan walhasil akhirnya jadilah dia seorang warga LDII yang faham dan sejak itu tidak lagi nunggui terjadinya acara tukar istri hahaha

Jadi menurut gw, dari cerita ini, hati-hati bila bikin gossip atau issue tentang LDII, karena apa? bisa-bisa malah tambah banyak orang yang ngaji bareng kita! hahhaahha

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS